Kegunaan
Media Sosial
Dari masa ke masa,
kegunaan media sosial terus berkembang. Namun, apakah semua manfaat dan
keuntungan media sosial telah digunakan dan dimanfaatkan oleh semua orang?
Berikut penjelasan mengenai kegunaan dari sosial media!
Kegunaan
dari media sosial adalah:
a. Dalam pendidikan
Media sosial sangat
berguna dalam bidang pendidikan. Media sosial dapat dijadikan media belajar
interaktif, misalnya sebuah komunitas guru membuat blog yang berisi data-data
pelajaran dan contoh-contoh-contoh soal yang bisa dikerjakan dan dibagikan
kepada murid-murid. Melalui blog itu juga guru-guru dapat bertukar informasi
dan bisa berdiskusi bersama mengenai anak didik dan materi yang akan dibawakan.
Serta cara-cara dalam menghadapi anak didik, anak didik yang nakal, yang suka
menyontek, yang cerewet, yang pemalu, dan sebagainya. Melalui blog, guru-guru
juga bisa berbagi pengalaman. Seperti, guru yang telah lama mengajar membagikan
pengalamannya dalam menghadapi anak didik dan orang tua kepada guru yang baru
ditugaskan.
Media sosial seperti
google.com juga sangat berguna dalam membantu siswa dalam mencari materi atau
tugas yang diberikan sekolah. Siswa mampu mencari materi-materi pelajaran yang
lengkap dan berbagai macam sehingga mampu dirangkum dan dipelajari oleh siswa.
Siswa juga mampu menemukan berbagai jenis soal-soal yang dapat ia jadikan
latihan.
Bermacam media sosial juga
mampu dijadikan sebagai modul dalam pembelajaran. Memberikan informasi yang
akan digunakan siswa/mahasiswa untuk mendukung informasi yang mereka miliki
dalam menyelesaikan tugas/skripsi. Juga bisa digunakan untuk
membanding-bandingkan informasi.
Misalnya, seorang siswa
membandingkan informasi yang didapat di sekolah dengan informasi yang ia
dapatkan di internet atau di buku. Siswa tersebut akan menambah ilmunya dan
akan lebih bagus jika ia bertanya kepada guru mengenai hal yang tidak ia
mengerti. Pada akhirnya, ia pun mampu menarik kesimpulan yang sangat mendalam
dan sangat dimengerti oleh siswa tersebut. Siswa tersebut juga dapat menyebarkan
informasi yang ia dapatkan melalui media sosial seperti menulisnya di blog.
Atau dalam majalah sekolah ataupun Majalah Dinding (Mading).
Blog juga bisa menjadi
media interaktif untuk mewujudkan pembelajaran elektronik yang dialogis dan
demokratis sehingga kompetensi siswa bisa berkembang dengan baik. Dalam
memberikan tugas, baik terstruktur maupun tidak terstruktur, misalnya seorang
guru bisa mem-posting soal di sebuah blog yang ia kelola, kemudian siswa
akan diberikan kebebasan dan kemerdekaan kreatif untuk menjawab, menyampaikan
pendapat, sanggahan, atau usulan melalui kolom komentar. Juga bisa membantu
siswa untuk berani bertanya. Pada masa sekarang ini, kebanyakan siswa merasa
malu untuk bertanya, merasa takut akan dimarahi dan takut diejek oleh teman-temannya.
Karena itu, dengan adanya media sosial ini, siswa menjadi berani untuk bertanya
dan menjawab.
Media sosial juga
mengguntungkan dalam menemukan beasiswa. Menemukan beasiswa merupakan hal yang
lumayan susah, tapi dengan adanya berbagai jenis media sosial, beasiswa dapat
dengan mudah ditemukan.
b. Dalam Kesehatan
Media sosial dapat
dijadikan sarana dalam penyebaran berbagai informasi. Seperti informasi
mengenai penyakit. Media sosial dapat menjadi sarana pendukung dalam penyebaran
informasi mengenai berbagai dampak dan gejala penyakit, contohnya penyakit
mematikan yang mulai menjalar dan telah memakan korban, HIV/AIDS. Dengan adanya
sosial media, pemerintah mampu menyebarluaskan informasi mengenai penyakit
AIDS. Sehingga semua orang mengetahui gejala, dampak, dan cara mencegahnya.
Sehingga penyebaran penyakit AIDS dapat diminimalisir.
Media sosial juga dapat
menjadi informasi mengenai cara-cara hidup sehat, gejala-gejala penyakit
tertentu, cara pencegahan penyakit, dan sebagainya. Mengajari orang mengenai
makanan sehat atau makanan yang tidak baik untuk tubuh.
Orang tua juga dapat
menambah informasi dengan membeli majalah-majalah kesehatan. Contohnya saja,
untuk anak yang alergi dengan susu. Padahal, susu merupakan salah satu protein
yang dibutuhkan dalam tumbuh kembang anak. Dengan adanya media sosial, orang
tua dari anak tersebut dapat mencari informasi mengenai cara mengatasi anak
yang alergi dengan susu. Juga dengan anak yang tidak suka makan sayur. Banyak
anak yang membenci sayur, yang diinginkan hanyalah memakan daging. Tahukah
kalian bahwa dengan memakan sayuran, zat-zat yang dibutuhkan oleh tubuh kita
dapat terpenuhi.
Oleh karena itu, media
sosial juga dapat menjadi tempat informasi yang dibutuhkan oleh orang tua.
Orang tua juga dapat berkonsultasi dengan dokter melalui sosial media tanpa
harus bertemu dengan orang nya langsung. Selain irit waktu, juga irit biaya
minyak.
Poster-poster pencegahan
penyakit juga dapat kita lihat dalam media-media sosial. Dalam beberapa majalah
dan koran juga sering dibahas mengenai kesehatan. Seperti; “Cara mencegah
kanker”, “Hidup sehat dengan Youghurt”, ataupun “Manis di mulut, sakit di
perut”.
c. Dalam bisnis
Dengan adanya media
sosial, orang mampu mengiklankan usahanya. Memasang iklan pada koran atau
internet. Jikalau kita membaca koran atau majalah, tak jarang kita menemukan
berbagai jenis iklan. Iklan penawaran, penjualan, ataupun lowongan kerja.
Bahkan pada masa sekarang,
kita mampu melakukan transfer uang melalui on-line.
Kita juga mampu mencari saham di internet. Kita juga mampu mengetahui
informasi-informasi terkini. Misalnya, Pak Tono ingin membeli saham. Setelah
melihat-lihat saham di internet, akhirnya ia memutuskan untuk membeli saham
sebesar Rp.100.000.000,- di sebuah perusahaan.
Orang juga mulai membuat
berbagai macam media sosial sebagai sumber mata pencahariannya. Seperti,
majalah Nyata, koran Pos Metro. Juga membuat account dalam media sosial, seperti di instagram. Ataupun membuat
website sendiri (pembelanjaan online) seperti www.alphacomicshop.com yang menjual komik bekas, www.berniaga.com yang menjual barang-barang bekas.
d. Dalam bidang politik
Negara Indonesia adalah
negara yang demokratis dan transparan kepada rakyat. Dengan adanya media
sosial, rakyat mampu mengetahui segala permasalahan yang terjadi dalam dunia
politik. Seperti kasus korupsi.
e. Dalam bidang informasi
Informasi akan mudah
diterima melalui media sosial. Kita akan cepat dalam menerima, menyebar, dan
membagikan informasi. Tidak seperti zaman dahulu yang membutuhkan waktu beberapa hari dalam menyebarkan suatu
peristiwa, zaman sekarang, dalam waktu yang sangat cepat, informasi tersebut
akan terus berkembang dan meluas.
f. Dalam bidang pertemanan
Dengan adanya media
sosial, orang dapat bertemu dengan teman-teman baru. Bertemu dengan teman-teman
yang belum pernah ia temui atau teman dari luar negri. Misalnya, Agatha
memiliki account di Facebook. Ia
merupakan pecinta anime. Ia pun
bergabung dengan grup penyuka anime
di facebook. Maka, ia akan bertemu dengan teman-teman baru.
Selain di atas, kegunaan
dari media sosial adalah :
-
Mampu
menghemat waktu
Orang mampu menghemat
waktunya apabila menggunakan sosial media. Misalnya seorang siswa yang ingin
menanyakan PR (Pekerjaan Rumah) kepada temannya. Tanpa harus pergi ke rumah
temannya, ia dapat bertanya kepada temannya melalui media sosial.
-
Menghemat
biaya
Selain menghemat waktu,
menggunakan media sosial juga menghemat biaya. Seperti yang dikatakan di atas,
ia tidak harus pergi ke rumah temannya untuk bertanya. Dengan hal itu, kita
dapat menghemat biaya kendaraan.
-
Membantu
tertangkapnya penjahat
Jangan sangka, dengan
adanya Media sosial proses tertangkapnya penjahat bisa menjadi mudah. Contohnya
kasus nyata penculikan anjing yang dialami oleh Maria Smith. Penculik mengancam
akan membunuh anjing milik Maria Smith yang bernama Simba jika Maria tidak
membayar tebusan sebesar £2.000 atau sekitar Rp. 40 jutaan.
Maria pun panik dan
mengakses internet untuk melacak hewan peliharaannya yang hilang. Beberapa hari
kemudian, aksi penculik tersebut tercium oleh salah satu pengguna Facebook.
Salah satu pengguna Facebook menghubunginya dan mengaku telah ditawarkan oleh
seseorang untuk membeli Simba.
Mulanya Maria merasa takut
karena sebelumnya ia diancam via telepon oleh salah satu penculik dengan
mengatakan “Kalau kamu melakukan (posting di Facebook) saya akan memotong
anjing kamu hingga terpisah.”
Akhirnya paluku
mengembalikan Simba karena identitas mereka telah meluas di Facebook. Dua orang
wanita mengembalikan Simba ke rumah Maria pada larut malam, sembilan hari
setelah Simba dicuri pada 22 Juli 2014.
-
Memungkinkan
komunikasi antar belahan dunia
Kita mampu berkomunikasi
dengan orang yang berada di negara lain ataupun di pulau lain. Misalnya dalam
berkomunikasi dengan keluarga yang berada di pulau/negara yang lain. Dengan
keuntungan ini, media sosial mampu menghubungkan keluarga yang terpisah.
Situs jejaring sosial
Facebook berhasil mempertemukan seorang ibu dengan anaknya yang telah terpisah
selama 28 tahun. Berpuluh-puluh tahun yang lalu, seorang ibu yang bernama
Lesley Thompson memberikan anaknya, James, untuk diadopsi kepada orang lain.
Tak lama kemudian, ia mengetahui bahwa putranya telah pindah ke New Zealand
bersama keluarga barunya.
Setelah sekian lama tak
bertemu, Lesley mencoba untuk mencari James karena takut tak akan bisa bertemu
lagi. “Saya ingin bertemu dengannya secara pribadi sebelum terlambat karena
anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi selanjutnya.” Akhirnya ia berhasil
bertemu dengan James lewat fitur chat
di Facebook.
-
Dapat menjadi
alat bermain
Media sosial seperti
Facebook dapat digunakan sebagai sarana bermain online. Kebanyakan anak-anak
generasi muda sekarang lebih senang bermain permainan online.
No comments :
Post a Comment